Pola Dakwah Pembina Iman Tauhid Islam (PITI) kepada Masyarakat Muslim Tionghoa di Kabupaten Jember

The Da'wah Approach of the Islamic Monotheism Faith Development Association (PITI) to the Chinese Muslim Community in Jember Regency

Authors

  • Muhibbin Muhibbin Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/fenomena.v2i1.320

Keywords:

Da'wah pattern, Chinese Muslim community, Pola dakwah, PITI (Pembina Iman Tauhid Islam), Masyarakat muslim Tionghoa

Abstract

The Chinese Muslim community in Indonesia, as an ethnic and religious minority, faces complex challenges in maintaining its Islamic identity while navigating cross-ethnic social interactions, often hindered by historical exclusivism and cultural barriers. Using a qualitative case study approach with data collection techniques including participant observation, in-depth interviews, and documentation, this research examines the social interaction models and da'wah patterns developed by the Pembina Iman Tauhid Islam (PITI) in Jember. The findings reveal that PITI Jember, established in 1991, has developed da'wah activities across socio-religious, economic, and educational domains, including regular religious gatherings (pengajian), religious consultations, ta'aruf (mutual introduction), and preacher cadre training. Despite operating at a growth stage rather than an advanced developmental stage, the organization demonstrates dynamic activities that foster inclusive interactions among Chinese Muslims, Chinese non-Muslims, and non-Chinese Muslims. Key obstacles include limited human resources, a lack of a dedicated mosque facility, and persistent perceptions of exclusivism. This study concludes that PITI Jember successfully promotes assimilation and ukhuwah Islamiyah (Islamic brotherhood) through value-based approaches and recommends strengthening institutional capacity and public-private partnerships to enhance da'wah effectiveness.

Masyarakat Muslim Tionghoa di Indonesia, sebagai minoritas etnis dan agama, menghadapi tantangan kompleks dalam mempertahankan identitas keislaman sekaligus menjalin interaksi sosial lintas etnis yang sering terhambat oleh eksklusivisme historis dan hambatan budaya. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi terlibat, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini mengkaji model interaksi sosial dan pola dakwah yang dikembangkan oleh Pembina Iman Tauhid Islam (PITI) di Jember. Temuan menunjukkan bahwa PITI Jember yang berdiri tahun 1991 mengembangkan tindakan dakwah di bidang sosial keagamaan, ekonomi, dan pendidikan, meliputi pengajian, konsultasi agama, ta’aruf, serta pengkaderan dai. Meskipun masih dalam taraf pertumbuhan dan belum memasuki taraf perkembangan yang intensif, organisasi ini menunjukkan dinamika kegiatan yang mampu mendorong interaksi inklusif antara Muslim Tionghoa, non-Muslim Tionghoa, dan Muslim non-Tionghoa. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, belum adanya sarana masjid, serta anggapan masyarakat bahwa PITI adalah organisasi eksklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PITI Jember berhasil mendorong pembauran dan ukhuwah Islamiyah melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan, dengan rekomendasi penguatan kapasitas kelembagaan dan kemitraan lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas dakwah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abda, Slamet Muhaimin, Prinsip-Prinsip Metodologi Dakwah, Usaha Nasional, Surabaya, 1994

Aziz, Jumaah Amin Abdul, Ad-Dakwah, Qawaid wa Ushul, terjemahan Abdus Salam Masykur, Lc., Fiqh Dakwah: Prinsip dan Kaidah Asasi Dakwah Islam, Intermedia, Solo, 1998.

Chirzin, M. Habib, Akar-Akar Perubahan Pencarian Etos dan transcendent Prospektif, dalam Muhammada Rusli Karim, Seluk Beluk Perubahan Sosial, Usaha Nasional, Surabaya, 1989.

Faishal, Sanapiah, Penelitian Kualitatif Dasar-dasar dan Aplikasinya, YA3, Malang, 1990.

Fisher, Teori-Teori Komunikasi, penerjemah Soerjono Trimo, MLS, penyunting Drs. Jalaluddin Rahmat, M.Sc., Remaja Karya, bandung, 1986.

Haryono, Anwar, Orientasi Organisasi Dakwah, Analisa Kepemimpinan Lembaga Dakwah Masa Depan, makalah seminar dakwah dan Politik Fakultas Dakwah IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, 1994.

Kirk dan Miller, Reability and Validity in Qualitative Research, Sage Production, California, 1975.

Koentjaraningrat, Beberapa Pokok Antropologi Sosial, Dian Rakyat, Jakarta, 1990.

Laeyendecker. L., Tata Perubahan dan Ketimpangan, Suatau Pengantar Sejarah Sosiologi, diterjemahkan oleh Somekto, dipenksa kembali oleh S. Suryochondro, Gramedia Pustaka Utarna, Jakarta, 1991.

Moehadjir, Noeng, Metodologi Penelitian Kualitatif, Rake Sarasin, Yogyakarta, 1992.

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, PT. Rosda Karya, bandung, 1993.

Nazir , Moh., Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, jakarta, 1988.

Syam, Drs. Noer, Metode Penelitian Dakwah, Sketsa Pomikiran Pengembangan dan Dakwah, Ramdhani, Solo, 1991.

Tan, Mely G., Masalah Perencanaan Penelitian, dalam Koentjaraningrat, ed. Metode-Metode Penelitian Masyarakat, Gramedia Pustaka Utama, jakarta, 1990.

Vredenbergt, J., Metode dan Penelitian Masyarakat, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1979.

Downloads

Published

2003-03-09

How to Cite

Muhibbin, M. (2003). Pola Dakwah Pembina Iman Tauhid Islam (PITI) kepada Masyarakat Muslim Tionghoa di Kabupaten Jember: The Da’wah Approach of the Islamic Monotheism Faith Development Association (PITI) to the Chinese Muslim Community in Jember Regency. Fenomena, 2(1), 45-54. https://doi.org/10.35719/fenomena.v2i1.320

Dimensions Badge

Similar Articles

1-10 of 441

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)