Peran BMT Mentari Sekawan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pedagang Kecil: Studi Kasus di Pasar Yosowilangun

The Role of Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Mentari Sekawan in Improving the Welfare of Small Traders: A Case Study at Yosowilangun Market

Authors

  • Sri Lumatus Sa'adah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/fenomena.v5i2.394

Keywords:

BMT, small trader welfare, profit sharing, kesejahteraan pedagang kecil, bagi hasil

Abstract

The presence of Baitul Mal wa Tamwil (BMT) in Indonesia carries a strategic mission to empower small and medium enterprises and improve community welfare. This study aims to describe the role of BMT Mentari Sekawan in enhancing the welfare of small traders at Yosowilangun Market. A qualitative case study approach was employed. The findings reveal that: first, the efforts undertaken by BMT Mentari Sekawan include providing financing and capital, developing productive businesses, offering mentoring, and encouraging savings behavior; second, the fund management system is based on shari’ah principles and uses a profit-and-loss-sharing mechanism through mudharabah, murabahah, musyarakah, and qardhul hasan products; third, the benefits for small traders are material, namely easier business development due to additional capital, and psychological, namely inner satisfaction due to shari’ah legal assurance. This study recommends improving BMT performance, strengthening partnerships with traders, and government regulatory support for the development of micro shari’ah financial institutions.

Kehadiran Baitul Mal wa Tamwil (BMT) di Indonesia memiliki misi strategis dalam pemberdayaan usaha kecil dan menengah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran BMT Mentari Sekawan dalam meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil di Pasar Yosowilangun. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, upaya yang dilakukan BMT Mentari Sekawan meliputi penyediaan sumber pembiayaan dan permodalan, pengembangan usaha produktif, pendampingan, serta motivasi menabung; kedua, sistem pengelolaan dana BMT berdasarkan prinsip syari’ah dengan mekanisme bagi hasil (profit and loss sharing) melalui produk mudharabah, murabahah, musyarakah, dan qardhul hasan; ketiga, manfaat yang diperoleh pedagang kecil bersifat material, yaitu kemudahan mengembangkan usaha karena tambahan modal, dan psikologis, yaitu kepuasan batin karena adanya jaminan hukum syari’ah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kinerja BMT, penguatan kemitraan dengan pedagang, serta dukungan regulasi pemerintah bagi pengembangan lembaga keuangan syari’ah mikro.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Jaziri, 1996: Fiqh 'ala Madzahib al arba'ah, Beiru, Dar al Fikr

Al Zuhaili, 1984, al Fiqh al Islami wa Adilatu, Beirut, Dar al Ilm

Alma, Buchori, 2000, Kewirausahaan, Bandung, alfabeta

As Shidiqi, 1984, Pengantar Fiqh Muamalah, Jakarta, Bulan Bintang

Basyir, Ahmad Azhar, 1994, Refleksi Atas Persoalan keislaman, Bandung, Mizan

Faisal, Sanapiah, 1987, Penelitian Kualitatif; Dasar-Dasar Dan Aplikasinya, Malang, Yayasan: Asah, Asih, Asuh

Ibn Qudamah, 1981, al 'Mughni, Beirut, Dar al Fik

Janwari, Yadi, 2000, Lembaga-Lembaga Perekonomian Syari'ah, Bandung, Pustaka Mulia

Muhammad, 2000, Lembaga-Lembaga Keuangan Umat Kontemporer, Yogyakarta, UII Press

PINKBUK, tt, Pedoman Cara Pembentukan BMT, Balai Usaha Mandiri Terpadu, Jakarta, Pinkbuk

Purwata Atmaja, Karnaen, 1996, Membumikan Perekonomian Islam di Indonesia, Jakarta, Usaha kami

Rahman, Afdalu, 1996, Doktrin Ekonomi Islam, Yogyakarta, Bakti Dana Wakaf

Ridlo, et all, 2002, Pedoman Penulisan Karya Ilmia, (Makalah, Proposal, dan Skripsi), Jember, STAIN

Sabiq, Sayyid, 1983, Fiqh Sunnah, Beirut, Dar al Fikr

Syafi'i, Rahmad, BMT: Kedudukan, Prosedur, dan Produk-Produknya, Dalam Jurnal at Tadbir, No: 1 Tahun 1998, BPPIP IAIN Sunan Gunung Jati

Yusup, Deni K., 2004, Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan melalui Kemitraan Usaha BMT dan UKM, Makalah diseminarkan reguler, BMJ, Muamalah, KBM, IAN SDG

Downloads

Published

2006-07-14

How to Cite

Sa'adah, S. L. (2006). Peran BMT Mentari Sekawan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pedagang Kecil: Studi Kasus di Pasar Yosowilangun: The Role of Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Mentari Sekawan in Improving the Welfare of Small Traders: A Case Study at Yosowilangun Market. Fenomena, 5(2), 59-70. https://doi.org/10.35719/fenomena.v5i2.394

Dimensions Badge

Similar Articles

1-10 of 288

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)