Perbandingan Efektifitas Metode Quantum Learning dan Teaching Dengan Metode Konvensional Dalam Peningkatan Kapabilitas Belajar Mahasiswa
A Comparative Study on the Effectiveness of Quantum Learning and Teaching Method versus Conventional Method in Enhancing Students' Learning Capabilities
DOI:
https://doi.org/10.35719/fenomena.v1i1.268Keywords:
Quantum Learning & Teaching, Learning interest, Learning capability, Minat belajar, Kapabilitas belajarAbstract
The passive learning outcomes and low examination scores in Islamic History courses suggest a fundamental pedagogical failure, potentially rooted in behaviourist-based conventional teaching. Grounded in constructivist theory, this study aims to compare the effectiveness of Quantum Learning & Teaching (QLT) with conventional methods, examine the role of student interest in learning, and test for interaction effects. A 2x2 factorial pretest-posttest control group experimental design was employed, with 48 university students randomly assigned to groups based on method (QLT vs. conventional) and interest level (high vs. low). Data were analysed using two-way ANOVA. The findings reveal that QLT produced significantly higher learning outcomes than conventional methods, students with high interest outperformed those with low interest, and, crucially, a significant interaction effect confirmed that the effectiveness of QLT depends on student interest. The study concludes that QLT is superior overall, but it is most impactful for highly interested students. It is recommended that educators adopt QLT principles while specifically designing motivational strategies to actively engage low-interest learners.
Rendahnya nilai ujian dan sikap pasif mahasiswa pada mata kuliah Sejarah Peradaban Islam mengindikasikan adanya kegagalan pedagogis yang berakar pada metode konvensional beraliran behavioristik. Berlandaskan teori konstruktivistik, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode Quantum Learning & Teaching (QLT) dengan metode konvensional, menguji pengaruh minat belajar, serta menganalisis interaksi kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan desain eksperimental faktorial 2x2 dengan pretest-posttest kontrol group pada 48 mahasiswa, yang dianalisis menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode QLT menghasilkan kapabilitas belajar yang secara signifikan lebih tinggi daripada metode konvensional, mahasiswa dengan minat tinggi memperoleh hasil lebih baik daripada yang berminat rendah, dan terdapat efek interaksi yang signifikan. Kesimpulannya, metode QLT terbukti lebih efektif secara umum, namun efektivitasnya sangat bergantung pada tingginya minat mahasiswa. Rekomendasi penelitian ini adalah pendidik perlu mengadopsi prinsip QLT sekaligus merancang strategi khusus untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa yang memiliki minat rendah.
Downloads
References
Degeng, INS. 1989. Kerangka Perkuliahan dan bahan Pengajaran. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti P2LPTK.
Degeng, INS. 2000. Paradigma Baru Pengembangan Sumber Daya Manusia Memasuki Era Otonomi Daerah. Makalah disajikan pada seminar sehari di IKIP PGRI Malang. Malang: IKIP PGRI. Sabtu, 17 Juni 2000.
DePorter, Bobbi & Hernacki, Mike. 2000a. Quantum Learning, Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa.
DePorter, Bobbi & Hernacki, Mike. 2000b. Quantum Teaching, Mempraktekkan Quantum Learning di Ruang Ruang Kelas. Bandung: Kaifa.
Gagne, R.M. 1985a. The Conditions of Learning and Theory of Instruction. Tokyo: Holt, Rinehart and Winston.
Gagne, R.M. 1985b. The Cognitive Psychology of School Learning. Toronto: Little, Brown and Company.
Gagne, R.M. 1988. Essential of Learning for Instruction. Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Abdillah Hanafi dan Abdul Manan dengan judul Prinsip Prinsip Belajar untuk Pengajaran. Surabaya: Usaha Nasional.
Hasan, AM., Lamondo, D. dan Polontalo, A. 2000. Pengembangan Portofolio Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Meneliti Mahasiswa Biologi. Jurnal Teknologi Pembelajaran Teori dan Penelitian. Tahun 8. Nomor 2 Oktober 2000. ISSN 0854-7599 (65-72). Malang: IPTPI Pusat Jakarta bekerjasama dengan Prodi Teknologi Pembelajaran PPS Universitas Negeri Malang.
Hurlock, EB. 1990. Child Development. Dialih bahasakan ke dalam Bhs.Indonesia dengan judul Perkembangan Anak. oleh Meitasari Tjendrasa. Jakarta: Erlangga.
Irianto, A.1989. Bahan Ajaran Statistik Pendidikan. (Buku Kedua). Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti P2LPTK.
Kaufman, R. dan Thomas, S. 1980. Evaluation Without Fear. Florida: Florida University.
Kerlinger, FN. 1990. Foundations of Behavioral Research. Dialih bahasakan ke dalam Bhs. Indonesia oleh Landung R. Simantupang dengan judul Asas-Asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kozma, RB. 1979. Instructional Techniques in Higher Education. New Jersey: Educational Technology Publications, Inc.
Nasution. 1982. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Binma Aksara.
Purwanto, E. 1998. Mengubah Perilaku Belajar dan Pembelajaran dari Behavioristik ke Konstruktivistik. Ilmu Pengetahuan Sosial. Tahun 32. Nomor 2. Desember 1998 (204-211).
Riswan, 2000. Pengaruh Metode Diskoveri dengan Bimbingan dan Minat Siswa terhadap Hasil Belajar. Skolar Jurnal Pascasarjana UNP. Padang: Pascasarjana Universitas Negeri Padang. Volume 1. Nomor 1. Desember 2000 (65-73).
Sardiman, 1987. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar: Pedoman bagi Guru dan Calon guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Schunk, DH. 1991. Learning Theories: An Educational Perspective. New York: Macmillan Publishing Company.
Sevilla, C.G., Ochave, J.A., Punsalan, T.G., Regala, B.P., & Uriarte, G.G. 1993. An Introduction to Research Methods. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Alimuddin Tuwu dan Alam Syah dengan judul: Pengantar Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).
Slavin, Robert E. 1994. Educational Psychology Theory and Practice (4th Ed.). Boston: Johns Hopkins University.
Winkel, W.S. 1989. Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT. Gramedia.
Zaidin, M.H. 2000. Sekolh Masa Depan. Buletin Pelangi Pendidikan, ISSN: 1410-4504, Volume 3 No. 2 Tahun 2000. Jakarta: Proyek Perluasan dan Peningkatan Mutu SLTP Dirjen Dikdasmen Diknas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2002 Mundir Mundir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









