Pengetahuan dan Kekuasaan dalam Orientalisme: Kajian atas Pemikiran Edward W. Said

Knowledge and Power in Orientalism: A Study on the Thought of Edward W. Said

Authors

  • M. Nur Harisuddin Universitas Islam Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/fenomena.v5i1.381

Keywords:

Contra-Orientalism, Objective, Colonization, Kontra-Orientalisme, Objektif, Kolonisasi

Abstract

Orientalist studies have long been regarded as objective knowledge, but Edward W. Said deconstructed this perception by showing that orientalism is laden with ideological interests, including the colonization of the Oriental world. This study aims to examine Said's ideas on the relationship between knowledge and power in orientalism and to test this connection empirically. Using library research with descriptive-analytical methods, content analysis, and hermeneutics to interpret Said's key texts, the findings reveal that, for Said, orientalism is not a neutral discourse but an instrument of Western imperialism that legitimizes Western superiority over Eastern inferiority through dichotomies such as rational versus irrational and advanced versus backward. In conclusion, knowledge in orientalism is power used to dominate the East, and it is recommended that Said's critical reading model be further developed to balance the dialogue between East and West.

Studi orientalisme selama ini dianggap sebagai pengetahuan yang objektif, namun Edward W. Said justru mendekonstruksi anggapan tersebut dengan menunjukkan bahwa orientalisme sarat dengan kepentingan ideologis, termasuk kolonisasi terhadap dunia Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gagasan Said tentang hubungan antara pengetahuan dan kekuasaan dalam orientalisme serta menguji keterkaitan tersebut secara faktual. Menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan analisis isi (content analysis), serta hermeneutika untuk menafsirkan teks-teks kunci Said. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi Said, orientalisme bukanlah wacana netral, melainkan instrumen imperialisme Barat yang membenarkan superioritas Barat atas inferioritas Timur melalui dikotomi rasional versus irasional, maju versus terbelakang. Kesimpulannya, pengetahuan dalam orientalisme adalah kekuasaan yang digunakan untuk menguasai Timur, sehingga direkomendasikan agar pembacaan kritis model Said terus dikembangkan untuk menyeimbangkan dialog antara Timur dan Barat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

al-'Ihya, Muhammad Abd al-Fattah.1980. al-adwa'u 'ala al-Istishraq, Kuwait: Dar al-Buhuth al- 'Ilmiyah.

al-Marsafi, Sa'ad. 1994. al-Mustashriqun wa al-Sunah, Kuwait: M- aktabah al-Manar al- Islamiyah.

Badawi, Abdurrahman. 2003. Ensiklopeati Tokoh Orientalis, terj. Amroeni Drajat,LKiS: Yogyakarta.

Binder, Leonard. 1988. Islamic Liberalism, A Critique of Development ideologies, Chicago: The University of Chicago Press.

Donan, Hastings. 2002. interpreting islam, London: SAGE Publications.

Fakih, Mansor. 2004.Dari Kolonialisme ke Neolib, pengantar buku dalam "Water Wars", Jakarta: WALHI dan INSIST.

Foucault, Michael. 2002. Power- Knowledge: Selected Interviews and Other Writings, ed. Colin Gordon, terj. Yudi Santosa, Yogyakarta: Bentang Budaya.

Gandhi, Leela. 2001. Teori Poskolonial; Upaya eruntuhkan Hegemoni Barat, terj. Yuwan Wabyutri dan Nur Hamidah al-Khattab, Yogyakarta: Penerbit Qalam.

Gauri Viswranathana. (ed.). 2003. Kekuasaan, Politik & Kebudayaan: Wawancara dengan Edward W Said, terj. Hartono Hadikusumo dan E Setyawati, Yogyakarta: Pustaka. Pramothea.

Gill, Anton. 1995. Rulling Passions: Sex, Race and Empire, Lon-don: BBC Books.

Hanafi, Hasan. 1992. Muqaddimah fi ‘ilm al- Istighrab, Beirut: al-Hamra’.

Hobson, j. A. 1967. Imperialism, a Study, Canada: The University of Michigan.

Hourani, Albert. 1991. Islam in European Thought, Cambridge: Cambridge University Press.

Husein, Asaf, etc ( ed.). 1984. Orientalism, Islam & Islamist, Amerika Serikat, Amana Books.

Jamflash, Maryam. 1994. Islam dan Orientalisme, terj. Mahnun Husein, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Khuri, Ra'if. 1943. Modern Arab Thought Channels of the French Revolution to the Arab East, Princeton: The Kingston Press.

King, Richard. 1999. Agama, Orientalisme dan Poskolonialisme, terj. Agung Priliantore, Yogyakarta: Penerbit Qalam.

Lapidus, Ira M. 1995. Sejarah Sosial Ummat islam, terj. Ghufron A. Mas'adi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lazuardi, Luna, Study Kolonialisme, www.culturalstudiescenter.com.

Makarim, Nono Anwar. 2003. “Setelah Edward Said”, artikel dalam majalah Tempo, 5 Oktober.

Muhadjir, Noeng. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif Yogyakarta : Rake Sarasin.

Muhammad, Gunawan, Said. 2003.Catatan Pinggir, Majalah Tempo, edisi 5 Oktober.

Muslih, Mohammad. 2003. Problem Hubungan Islam dan Barat: Kajian atas Pemikiran Karel A. Steen brink, Yogyakarta: Belukar.

Sahal, Ahmad. 1992. “Orientalisme dan Hegemoni Kultural”, dalam Jurnal Ulumul Qur’an No. 3 Vol. III.

Said, Edward W. 2002. Covering Islam, terj. Sabrina Jasmine Yogyakarta: Penerbit Jendela.

Said, Edward W. 1996. Kebudayaan dan Kekuasaan, terj. Rahmani Astuti, Bandung: Penerbit Mizan.

Said, Edward W. 1994. Orientalisme, terj. Asep Hikmat, Bandung: Penerbit Pustaka.

Said, Edward W. 1994. Representations of intellectual, New York: Pantheon Books.

Said, Edward W. 1994. The Politics of Dispossession: The Struggle for Palestinian Self Determination 1969-1994, New York: Vintage Books.

Steenbrink, Karel A. 1992. "Berdialog dengan Karya-karya Kaum Orientalis", dalam Jurnal Ulumul Qur'an, Vol. III, No. 2, hal 45-46.

Sufiyanto, 2003. Pejalan Abadi Yang Tak Kenal Lelah, artikel, Jawa Pos, 5 Oktober.

Walia, Shelley. 2003. Edward W Said dan Penulisan Sejarah, terj. Sigit Jatmiko, Yogyakarta: Penerbit Jendela.

Webster, Noah. 1979. Webster's New Twentieth Century Dictionary of The English Language, New York: Simon dan Schuster.

Wizan, Adnan M. 2003. Akar Gerakan Orientalisme, terj. A. Rafiq Zainul Mun'im dan Fathur Rohman, Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Zaqzuq, Mahmud Hamdi. 1989. al-Isfishtraq wa al-Khalfiyyah al- Fikriyyah li al-Sira' al- Hadari, Kairo Dar al- Manar.

Downloads

Published

2006-03-08

How to Cite

Harisuddin, M. N. (2006). Pengetahuan dan Kekuasaan dalam Orientalisme: Kajian atas Pemikiran Edward W. Said: Knowledge and Power in Orientalism: A Study on the Thought of Edward W. Said. Fenomena, 5(1), 41-56. https://doi.org/10.35719/fenomena.v5i1.381

Dimensions Badge

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)